Thursday, March 31, 2016

Buku Pedoman KKG Bermutu Untuk Guru SD

Peningkatan kompetensi guru akan ditingkatkan dengan memberdayakan KKG.
Peningkatan kompetensi guru Sekolah Dasar (SD) dapat ditingkatkan dengan memberdayakan Kelompok Kerja Guru (KKG). 

Jika dikelola dengan baik, akan menjadikan KKG yang mewadahi guru SD ini menjadi sumber lahirnya guru-guru profesional.
Dalam rangka mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) melaksanakan Program Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading (BERMUTU).

Program BERMUTU bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran sebagai dampak peningkatan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja guru. 


Salah satu komponen strategis untuk mencapai tujuan tersebut dengan penguatan peningkatan mutu dan profesional guru secara berkelanjutan.
Paket Pembelajaran Model BERMUTU untuk bidang studi yang dirancang dengan mengintegrasikan pendekatan penelitian tindakan kelas, lesson study, dan studi kasus. 


Buku pedoman pelaksanaan KKG bagi guru SD dapat Di Download Di Sini atau Download DI Sini

Guru-guru dapat melakukan kajian kritis terhadap proses pembelajaran yang dilaksanakan, memperbaiki dan mengembangkan kurikulum pembelajarannya, serta mempraktekkan pembelajaran yang baik berdasarkan metode PAKEM dan strategi pembelajaran inovatif lainnya.

Paket Pembelajaran Model BERMUTU di atas dikembangkan dengan melibatkan sejumlah widyaiswara dari P4TK, dosen LPTK, guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah, serta mengintegrasikan berbagai masukan dari praktisi lapangan dan nara sumber ahli dari LPTK. 





Syarat Peserta PLPG Serifikasi Guru 2016

Inilah Syarat Peserta PLPG Serifikasi Guru 2016
Syarat peserta sertifikasi guru tahun 2016 melalui jalur Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG).

Sertifikasi guru (Sergur) tahun 2016 melalui jalur Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) segera digelar. Pola sertifikasi guru melalui PLPG diikuti oleh guru yang diangkat sebelum 30 Desember 2005. Berikut persyaratan peserta PLPG sertifikasi guru tahun 2016:
1. Guru di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang belum memiliki sertifikat pendidik.

2. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

3. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari perguruan tinggi yang memiliki program studi yang terakreditasi atau minimal memiliki ijin penyelenggaraan.

4. Memiliki status sebagai guru tetap dibuktikan dengan SK sebagai Guru PNS/Guru Tetap (GT). Bagi GT bukan PNS pada sekolah swasta, SK Pengangkatan dari yayasan minimum 2 tahun berturut-turut. Sedangkan GT bukan PNS pada sekolah negeri harus memiliki SK pengangkatan dari pejabat yang berwenang (Bupati/Walikota/Gubernur) minimum 2 tahun berturut-turut.

5. Masih aktif mengajar dibuktikan dengan memiliki SK pembagian tugas mengajar.

6. Guru yang sudah memiliki sertifikat pendidik dengan kondisi sebagai berikut.

a. Guru PNS yang sudah dimutasi sebagai tindak lanjut dari Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, dan Menteri Agama.

b. Guru PNS yang memerlukan penyesuaian sebagai akibat perubahan kurikulum.

7. Pada tanggal 1 Januari 2017 belum memasuki usia 60 tahun.

8. Telah mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) Tahun 2015.

9. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter pemerintah.

10. Guru yang diangkat dalam jabatan pengawas dengan ketentuan diangkat menjadi pengawas satuan pendidikan sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

Cek dan lihat kembali data individu masing-masing guru di Dapodik, perbaiki hingga sesuai kenyataan, agar guru terdata sebagai calon peserta PLPG tahun 2016. Daftar rangking bakal calon peserta sertifikasi guru melalui PLPG diumumkan melalui situs resmi www.sergur.kemdiknas.go.id.

PLPG merupakan kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi guru yang dilaksanakan kurang lebih selama 9-10 hari. PLPG dilaksanakan oleh perguruaan tinggi atau LPTK yang ditunjuk oleh Kemendikbud. Bagi peserta yang lulus, akan mendapatkan sertifikat pendidik profesional dan tunjangan profesi. 







TRIK CARA JENIUS PERKALIAN MATEMATIKA SUPER CEPAT TANPA KALKULATOR


Mungkin perkalian 1 x 11 sampai 9 x 11 sudah kalian hafal.
Karena itu sangat gampang, contoh:

1 x 11 = 11

8 x 11 = 88

9 x 11 = 99

Memang itu gampang, tetapi bagaimana kalau perkalian 10 x 11 sampai 20 x 11?

Caranya:

12 x 11

Tulis angka yang akan dikalikan 11 tapi kosongkan tengahnya!

1_2 (Perhatikan. Di antara 1 dan 2 ada ruang kosong)

Maksud “_” adalah ruang kosong antara 1 dan 2. Jadi bila menulis di buku, gantilah “_” dengan spasi / tempat kosong

Lalu coba jumlahkan kedua angka itu ( 1 + 2).

Hasilnya pasti 3 kan?

Lalu taruh angka 3 di antara kedua angka itu. Lalu itu akan menjadi seperti ini:

Sebelum = 1_2

Sesudah = 132

Tapi apabila perkalian 19 x 11 bagaimana caranya?

Caranya:

Isikan tempat kosong di antara 1 dan 9 (1_9).

Lalu hitung 1 + 9.

Hasilnya pasti 10 kan? Tapi jangan menjawab hasil dari 19 x 11 = 1109!

Tapi caranya begini:

Tulis dahulu di kertas orak-orek angka 10. Lalu masukan angka akhirnya (0) jadinya seperti ini: 109.

Tapi bagaimana dengan angka 1 nya? Caranya tambahkan angka akhir dari 19 (1 nya) dengan angka 1 nya (sisanya).

1 + 1 tentu hasilnya 2 kan? Nah, sekarang kita ganti angka terakhir dari 109 menjadi 2 dan hasilnya menjadi seperti ini:

209. Coba hitung dengan cara menyusun. Hasilnya pasti 209. Gampangkan!

Trik Perkalian 25

Perkalian 25 memang sangat susah

Tapi kalau memakai trik ini, pasti lebih gampang!

Triknya:

<yang akan dikalikan 25> : 4 x 100

Apabila sisanya 0, angka 00nya tetap menjadi 00

Apabila sisanya 1, angka 00nya menjadi 25

Apabila sisanya 2, angka 00nya menjadi 50

Apabila sisanya 3, angka 00nya menjadi 75

Contoh:


25 x 12 = …….

Caranya:

12:4×100 =

3×100 = 300

Karena sisa dari 12 dibagi 4 tidak ada (0), maka 00 tetap menjadi 00

Jadi hasilnya 300!

Coba hitung dengan menyusun, pasti benar

Contoh 2:

25 x 11 =….

Caranya:

11:4×100 =

2 (sisanya 3)x100 = 200

Karena 11 dibagi 4 mempunyai sisa 3, maka angka 00 dari bilangan 200 menjadi 75

Jadi hasilnya 275!

Coba hitung dengan menyusun, pasti benar!!!!

Trik lainnya

Tentu kita dapat menghitungnya dengan cara seperti biasa. Kita juga dapat menyelesaikannya dengan kalkulator. Tetapi apa kreatifnya? Apa asyiknya? Ini lah cara asyiknya!

542 = 2916

29 kita peroleh dari 25 + 4

16 kita peroleh dari 42

562 = 3136

31 kita peroleh dari 25 + 6

36 kita peroleh dari 62

572 = 3249

32 kita peroleh dari 25 + 7

49 kita peroleh dari 72

Cara hitung cepat dengan angka 9
Karena setiap bilangan sembarang jika dikalikan 9 maka jumlah hasilnya = 9
maka :
1 x 9 = 9
2 x 9 = 18, jumlah 1 + 8 = 9
3 x 9 = 27, jumlah 2 + 7 = 9
4 x 9 = 36, jumlah 3 + 6 = 9
dan seterusnya………………….

Cara hitung cepat dengan angka 9 :
Contoh : 22 x 9 = 198,
( cara cepatnya 2 x 9 = 18, lalu selipkan angka 9 ditengah ), jadi jumlahnya adalah 198
simak cara cepatnya berikut ini :
33 x 9 = 297 ( cara cepat 3 x 9 = 27, selipkan 9 ditengah )
44 x 9 = 396
55 x 9 = 495
66 x 9 = 594
77 x 9 = 693
88 x 9 = 792
99 x 9 = 891
lalu bagaimana jika dengan 3 angka kembar, selipkan saja angka 99 ditengahnya.
Contoh :
222 x 9 = 1998 (cara cepat 2 x 9= 18, selipkan 99 ditengah )
333 x 9 = 2997
444 x 9 = 3996
555 x 9 = 4995





SUMBER

INFORMASI AWAL TENTANG JUKNIS SERTIFIKASI GURU 2016


Pada 2016 ini sertifikasi guru atau pendidikan profesi guru bagi guru dalam Jabatan (yang sudah diangkat PNS atau yang sudah menjadi guru) akan dilaksanakan dengan 2 pola. Berikut ini 2 (dua) pola sertifikasi guru 2016 yaitu :
 
1) PLPG yang diperuntukan bagi guru yang sudah menjadi guru sebelum UU guru dan dosen diterbitkan ( TMT 2005 ke belakang).

2) Sertifikasi Guru melalui PPG ( SG-PPG ) yang diperuntuukan bagi guru yang TMT menjadi gurunya 2 Januari 2006 sampai 31 Desember 2015.

Sambil menunggu Juknis Sertifikasi Guru 2016, berdasarkan informasi awal disampaikan bahwa peserta PLPG dan SG-PPG adalah guru yang memiliki nilai UKG minimal 55. Jadi Guru yang memiliki nilai UKG nya dibawah 55, otomatis tidak tercantum dalam daftar calon peserta.

Untuk peserta SG-PPG membayar sendiri biaya proses SG-PPG sebesar Rp. 15.000.000,- dan mekanisme pembayaran menunggu informasi selanjutnya.

Bagi peserta PLPG dan SG-PPG dilarang  memanipulasi data. Apabila di kemudian hari terbukti  memanipulasi data, maka peserta tersebut akan didiskualifikasi selamanya tidak diperbolehkan mengikuti sertifikasi guru.


BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK PESERTA PLPG TAHUN 2016

  1. Foto copy Ijazah S1 atau D-IV, serta Ijazah S2 dan atau S3 (bagi yang memiliki) dan disyahkan oleh Perguruan Tinggi yang mengeluarkan.
  2. Foto copy SK sebagai guru, mulai SK pengangkatan pertama hingga SK terakhir yang disyahkan oleh atasan langsung/pejabat yang berwenang.
  3. Foto copy SK mengajar (dilengkapi dengan jadwal mengajar) 2 tahun terakhir yang disyahkan oleh atasan langsung.
  4. Foto copy SK pangkat terakhir (bagi guru PNS) yang disyahkan oleh atasan langsung/pejabat terkait.
  5. Format A1 yang telah ditandatangani oleh Dinas Pendidikan Kabupaten. (format A1 akan dicetak setelah proses validasi dan verifikasi selesai).



PROSES PELAKSANAAN PLPG :
  1. Mengikuti  PLPG yang dilaksanakan oleh LPTK penyelenggara sertifikasi  dan diakhiri dengan uji kompetensi.
  2. Mengikuti 2 kali ujian ulang bagi peserta yang belum lulus uji kompetensi PLPG. Apbila tidak lulus ujian ulang, peserta dikembalikan ke dinas pendidikan kabupaten.
  3. Peserta PLPG yang tidak memenuhi panggilan karena alasan yang dapat  dipertanggungjawabkan  diberi kesempatan untuk mengikuti PLPG pada panggilan berikutnya pada tahun berjalan selama PLPG masih dilaksanakan.

BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK PESERTA SG-PPG TAHUN 2016

  1. Foto copy Ijazah terakhir yang telah dilegalisasi dengan ketentuan sbb:
  2. Foto copy ijazah dari perguruan tinggi negeri dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah tersebut.
  3. Foto copy ijazah dari perguruan tinggi swasta dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah tersebut.
  4. Foto copy ijazah dari perguruan tinggi swasta yang sudah tidak beroperasi harus dilegalisasi oleh kopertis.
  5. Foto copy Ijazah dari luar negeri harus dilampiri surat keterangan akreditasi dari Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi.
  6. Foto copy SK pengangkatan sebagai guru tetap sejak pertama menjadi guru sampai SK pangkat/golongan terakhir yang dilegalisasi atasan langsung (bagi PNS) atau SK 2 tahun terakhir yang dilegalisasi oleh atasan langsung (bagi guru non PNS).
  7. Pasfoto berwarna terbaru ukuran 3x4 cm sebanyak 4 lembar (enam bulan terakhir, bukan polaroid) dibagian belakang ditulis identitas peserta (nama, nomor peserta, dan satminkal).
  8. Pakta integritas dari calon peserta bahwa berkas/dokumen yang diserahkan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya (format terlampir).

PROSES PELAKSANAAN SG-PPG :
  1. Mengikuti seleksi masuk SG-PPG di LPTK yang telah ditunjuk.
  2. Mengikuti setiap
tahapan SG-PPG di LPTK penyelenggara yaitu : workshop 1, PPL 1, workshop 2, PPL 2. Sebelum mengikuti workshop 1 peserta harus melaksanakan penugasan problematika pembelajaran di sekolah masing-masing, setara 3 sks.
  • Mengikuti uji kompetensi : ujian tulis 1, ujian kinerja 1, ujian tulis 2, ujian kinerja 2 dan diakhiri seluruh tahapan peserta mengikuti ujian tertulis nasional secara ONLINE.
  • Mengikuti ujian ulang bagi peserta yang tidak lulus pada setiap ujian. Kesempatan ujian ulang hanya 2 kali.

  • Contoh Format Pakta Integritas Calon Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2016

    PAKTA INTEGRITAS

    Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
    Nama                                      :
    NIP / NIK                     :
    Tempat Tanggal Lahir           :
    NUPTK                                   :
    Unit Kerja                     :
    Alamat Unit Kerja                  :
    Dengan ini saya menyatakan bahwa bukti fisik di dalam berkas/dokumen yang saya lampirkan untuk keperluan sertifikasi guru ini benar dan absah adanya, dan jika di kemudian hari ternyata bukti fisik saya tidak benar dan tidak absah, saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundsang-undangan yang berlaku, termasuk digugurkan sebagai peserta sertifikasi tahun 2016.


    ...................., .................. 2016
    Calon Peserta Sertifikasi,



    ( .................................... )
    NIP/NIK.............................


    Informasi selengkapnya akan diperoleh melalui dinas pendidikan Kabupaten/Kota masing-masing.

    DOWNLOAD PANDUAN SERTIFIKASI GURU TAHUN 2016 (Klik Di Sini)

     
     
     
     

    Juknis Program Indonesia Pintar (PIP) Madrasah Kemenag Tahun 2016


    Petunjuk Teknis PIP (Program Indonesia Pintar) Tahun 2016 bagi Madrasah Kemenag resmi telah diatur berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor : 1022 Tahun 2016 Tentang Petunjuk Teknis Program Indonesia Pintar Untuk Siswa Madrasah Tahun Anggaran 2016.

    Penyelenggaraan Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan komitmen Pemerintah di bidang Pendidikan dalam hal mewujudkan pendidikan tanpa diskriminasi dan pendidikan untuk semua. Hal ini sejalan dengan 9 agenda prioritas (nawa cita) pemerintah Presiden Bapak Jokowi yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, dan melakukan revolusi karakter bangsa.

    Meningkatkan kualitas hidup manusia dan melakukan revolusi karakter bangsa dapat dicapai melalui bidang pendidikan dengan memberikan kesempatan kepada seluruh warga negara mendapatkan pendidikan. Hak memperoleh pendidikan bagi seluruh seluruh warga negara merupakan hak dasar (fundamental right) manusia hal ini sesuai dengan UUD 1945 pasal 31 ayat (2) “Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya”.

    Upaya pemerintah dalam hal memberikan kemudahan mengakses pendidikan kepada masyarakat terus digulirkan diantaranya melalui beasiswa siswa berprestasi dan bantuan bagi siswa dari keluarga tidak mampu. Pemerintah melalui Kementerian Agama dalam penyelenggaraan Pendidikan Islam melaksanakan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa madrasah.

    Program Indonesia Pintar adalah program pemberian bantuan tunai kepada seluruh anak usia sekolah yang berasal dari keluarga kurang mampu. Penerima manfaat Program Indonesia Pintar akan mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebagai identitas/penanda penerima manfaat. Pada tahun 2016, Kementerian Agama merencanakan mencetak Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebanyak ± 1.377.253 kartu bagi siswa madrasah sebagai siswa calon penerima manfaat Program Indonesia Pintar yang akan diberikan kepada peserta didik pada MI, MTs dan MA.

    Program Indonesia Pintar adalah salah satu program perlindungan sosial nasional (tercantum
    dalam RPJMN 2015-2019) yang bertujuan untuk:

    1.   Meningkatkan angka partisipasi pendidikan dasar dan menengah. 
     
    2.   Meningkatkan angka keberlanjutan pendidikan yang ditandai dengan menurunnya angka putus sekolah dan angka melanjutkan. 
     
    3.   Menurunnya kesenjangan partisipasi pendidikan antar kelompok masyarakat, terutama antara penduduk kaya dan penduduk miskin, antara penduduk laki-laki dan penduduk perempuan, antara wilayah perkotaan dan perdesaan, dan antar daerah. 
     
    4.   Meningkatkan kesiapan siswa pendidikan menengah untuk memasuki pasar kerja atau melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.

    Siswa madrasah yang menjadi sasaran Program Indonesia Pintar dan memenuhi kriteria yang
    telah ditentukan akan diberikan danabantuan pendidkan dengan rincian sebagai berikut :

    a.   Madrasah Ibtidaiyah : Rp. 225.000,-/semester, atau  Rp. 450.000,-/tahun
    b.   Madrasah Tsanawiyah : Rp. 375.000,-/semester, atau  Rp. 750.000,-/tahun
    c.   Madrasah Aliyah : Rp. 500.000,-/semester, atau  Rp. 1.000.000,-/tahun

    Sasaran dan Kriteria Penerima Manfaat Program Indonesia Pintar

    1. Sasaran Penerima Manfaat Program Indonesia Pintar :

    a. Peserta didik/siswa pada Madrasah Ibtidaiyah
    b. Peserta didik/siswa pada Madrasah Tsanawiyah, dan
    c. Peserta didik/siswa pada Madrasah Aliyah.
    2. Kriteria :

    a.   Siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan atau siswa yang berasal dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Perlindungan Sosial/Kartu Keluarga Sejahtera (KPS/KKS) dan atau peserta Program Keluarga Harapan (PKH); 
     
    b.   Selain kriteria diatas, apabila kuota masih tersedia, Kepala Madrasah bersama dengan Komite Madrasah dapat mengusulkan siswa lain yang dianggap pantas dan berhak mendapatkan manfaat Program Indonesia Pintar melalui Format Usulan Madrasah (FUM) dengan memenuhi salah satu kriteria berikut:

    1.   Siswa dari keluarga kurang mampu dan atau telah ditetapkan sebagai penerima manfaat BSM/PIP tahun 2015 yang memiliki Surat Keterangan Rumah Tangga Miskin (SKRTM) atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau Surat Keterangan Keluarga Miskin (SKKM) dari Kelurahan/Desa dan; 
     
    2.   Siswa yang berasal dari Panti Sosial/Panti Asuhan/ yang dikelola oleh Kementerian Sosial dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Panti Sosial/Asuhan; 
     
    3.   Siswa yang menjadi korban musibah bencana alam dibuktikan dengan Surat Keterangan Terkena Musibah dari kelurahan/desa/madrasah; 
     
    4.   Pertimbangan lain: siswa aktif berasal dari keluarga tidak mampu yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari kelurahan/desa/madrasah/pimpinan pondok pesantren dengan kriteria;
    a)   Berada di ma’had/pesantren/asrama,
    b)   Mengalami kelainan fisik,
    c)   Yatim dan atau piatu, 
     
    c.   Siswa dari keluarga tidak mampu yang berasal dari provinsi Papua dan Papua Barat dapat diprioritaskan menerima manfaat PIP tanpa memiliki KIP/KKS/KPS atau peserta program PKH dibuktikan dengan SKRTM/SKTM/SKMM dari Kelurahan/desa/madrasah. 
     
    d.   Berada pada usia sekolah yakni 6 – 21 tahun

    Bagi anak usia sekolah (6-21 tahun) penerima KIP yang tidak terdaftar di madrasah (putus sekolah) untuk mendapatkan manfaat Program Indonesia Pintar harus mendaftarkan diri kembali ke madrasah sebelum menerima manfaat.

    Manfaat bantuan Program Indonesia Pintar digunakan untuk keperluan pendukung biaya pendidikan siswa yang meliputi:

    a. Pembelian buku dan alat tulis;
    b. Pembelian pakaian/seragam dan perlengkapan sekolah;
    c. Pembayaran transportasi ke madrasah; dan
    d. Keperluan lain yang berkaitan dengan pembelajaran siswa di madrasah.

    Download selengkapnya Petunjuk Teknis / Juknis Program Indonesia Pintar (PIP) Untuk Siswa Madrasah Kemenag Tahun 2016 silahkan klik Di sini
     
    Semoga bermanfaat bagi kita semua.
     
     
     
     
     
     
     

    Wednesday, March 30, 2016

    Aplikasi PAUD Dikmas V.2.0.2 dan Patch 2.0.2 Tahun 2016



     
    Aplikasi DAPODIK 2.0.2 yang resmi telah dirilis dan dapat diunduh dari http://paud-dikmas.kemdikbud.go.id/dpn/

    Perbaikan dan Pembaruan pada versi 2.0.2 antara lain:

    1.   Perbaikan sinkronisasi berhenti di 40%
    2.   Penambahan pilihan sinkronisasi dengan server (IP) 1 dan 2
    3.   Perbaikan deteksi registrasi
    4.  Perbaikan validasi kecamatan


    Silahkan sinkronisasi dengan server 1 atau 2 keduanya sama saja, datanya sama-sama diterima. Jalur alternatif sinkronisasi diberikan untuk alternatif jika gagal sinkronisasi karena jalur pengiriman ke server penuh.

    Bagi yang sudah menginstall aplikasi versi 2.0.0 atau 2.0.1, untuk kelancaran entry data silahkan unduh patch lalu jalankan patchnya untuk update aplikasi, tidak usah uninstall aplikasi sebelumnya (data masih utuh, tidak akan hilang), patch versi 2.0.2 silahkan klik Di sini atau pada link alternatif Di sini.

    Bagi yang belum menginstall aplikasi silahkan download langsung installer versi 2.0.2 dan jalankan installer. Download installer aplikasi PAUD Dikmas versi 2.0.2 dapat diunduh Di sini atau link alternatif di sini.

    Untuk panduan cara install aplikasi PAUD Dikmas versi 2.0.2 ini sama dengan versi aplikasi PAUD Dikmas pada versi sebelumnya. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

    Aplikasi Dapodik SMA - SMK Versi 8.4.0 Sudah Dirilis Resmi


    Berdasarkan pemberitahuan resmi pada laman http://dapo.dikmen.kemdikbud.go.id yang ditujukan kepada seluruh Yth. Bapak/Ibu Operator Dapodik SMA-SMK di Seluruh Nusantara, selengkapnya sebagai berikut :



    Tim Pengembang Dapodik SMA-SMK Pusat telah menyelesaikan Aplikasi Dapodik SMA-SMK versi 8.4.0 sebagai langkah tindak lanjut atas masukan dari Operator Dapodik SMA-SMK di seluruh Nusantara. 

    Pada Aplikasi Dapodik SMA-SMK versi 8.4.0 terdapat beberapa pembenahan yang cukup signifikan dalam hal data referensi, pengaturan kurikulum dan pembelajaran.


    Pembenahan-pembenahan tersebut sebagai upaya dalam melakukan sinkronisasi aturan/regulasi, prosedur, dan mekanisme pemanfaatan data dari Dapodik SMA-SMK untuk transaksional di Direktorat Jenderal Guru Dan Tenaga kependidikan.  Diharapkan dengan pembenahan ini akan semakin meningkatkan validitas data di Dapodik SMA-SMK dan juga data yang telah tersinkron dan masuk ke system di Ditjen GTK.

    Rilis Aplikasi Dapodikmen versi 8.4.0 terdiri dari 2 (dua) aplikasi yaitu Installer Aplikasi Dapodik SMA-SMK versi 8.4.0 dan Updater Aplikasi Dapodik SMA-SMK versi 8.4.0. Dalam rangka untuk memperoleh hasil instalasi yang baik, diperlukan beberapa pemahaman sebagai berikut :

         Installer Dapodikmen Versi 8.4.0 digunakan pada komputer/laptop operator  yang belum terdapat sama sekali aplikasi Dapodik SMA-SMK ( fresh install atau baru)
         Updater 8.4.0 digunakan pada komputer/laptop operator yang sudah terinstalasi aplikasi Dapodik SMA-SMK versi 8.3.0.

    Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh operator Dapodikmen terkait teknis update Aplikasi Dapodikmen versi 8.4.0  adalah sebagai berikut:

    A. Untuk kondisi sekolah melakukan instalasi baru, proses instalasinya sebagai berikut :

    1.   Download Installer Aplikasi Dapodikmen versi 8.4.0 
     
    2. Generate dan download prefill baru menggunakan Kode Registrasi di alamat : http://sync.dikmen.kemdikbud.go.id/prefill_dapodik/generate_prefill.php.
     
    3.   Masukkan file prefill yang telah di download ke dalam folder C://prefill_dapodik
     
    4.   Lakukan registrasi pada aplikasi Dapodik SMA-SMK versi 8.4.0 dengan menggunakan user account yang sama dengan yang telah diregistrasi pada aplikasi Dapodik SMA-SMK versi 8.3.0, untuk proses registrasi yang lebih cepat disarankan menonaktifkan koneksi internet terlebih dahulu. 
     
    5.   Setelah registrasi dan login, lakukan validasi di lanjutkan sinkronisasi ON LINE. Hal ini bertujuan meng-update referensi-referensi baru.

    B. Untuk Kondisi sekolah yang masih menggunakan Aplikasi Dapodik SMA-SMK versi 8.3.0, proses instalasinya sebagai berikut :

    1.   Download updater 8.4.0
    2.   Lakukan sinkronisasi dan pastikan sinkronisasi sukses dengan melihat report data yang sukses dan gagal disinkronisasi.
    3.   Lakukan instalasi Updater 8.4.0 

    4.   Akses aplikasi dan lakukan refresh dengan menekan tombol ctrl + F5

    Dan berikut ini merupakan daftar perubahan pada Aplikasi Dapodik SMA-SMK versi 8.4.0:

    1.   [Pembaruan] Validasi rombongan belajar jenis kelas yang tidak memiliki wali kelas
     
    2.   [Pembaruan] Validasi PTK yang belum memiliki email dan akun pengguna PTK
     
    3.   [Pembaruan] Menyesuaikan jenis pendaftaran anggota rombel dengan pilihan jenis pendaftaran di menu salin anggota rombel
     
    4.   [Pembaruan] Menu salin anggota rombel dari rombel kelas untuk rombel selain rombel kelas
     
    5.   [Pembaruan] Filter pilihan kurikulum berdasarkan program / paket keahlian / program pengajaran di tabel rombongan belajar
     
    6.   [Pembaruan] Filter pilihan tambah mata pelajaran sesuai dengan mapping GTK
     
    7.   [Pembaruan] Mencegah data paket keahlian / program pengajaran rombongan belajar diganti bila telah memiliki daftar pembelajaran
     
    8.   [Pembaruan] Keterangan jumlah jam total rombel pada tabel pembelajaran
     
    9.   [Perbaikan] Bug date picker kolom TST Program Inklusi pada tabel Program Inklusi
     
    10. [Perbaikan] Bug pendeteksian PLT kepala sekolah pada keterangan di beranda
     
    11. [Perbaikan] Menambahkan pilihan mata pelajaran Bimbingan dan Konseling ketika menambah mata pelajaran di tabel pembelajaran
     
    12. [Perbaikan] Bug pilihan rombel di menu salin anggota rombel

    Aplikasi Dapodik SMA-SMK akan senantiasa dilakukan pembenahan, penyempurnaan dan up date seiring perkembangan dan tuntutan serta menyesuaikan terhadap perubahan dan perkembangan regulasi. Oleh karenanya kami senantiasa mengingatkan terus meningkatkan kualitas data Dapodik sekolahnya baik secara kuantitas maupun kualitas.

    Atas perhatian dan kerjasamanya, kami sampaikan terimakasih. Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam Satu Data,Admin Dapodik SMA-SMK.

    Downlaod Installer Aplikasi Dapodik SMA-SMK 8.4.0 dapat diunduh pada Tautan berikut.
     
    Download Updater Aplikasi Dapodik SMA-SMK 8.4.0 dapat diunduh pada Link berikut.


    Untuk saat ini bagi teman-teman operator Dapodikmen sudah dapat mengupdate versi terbaru dari versi 8.4.0 ke versi 8.4.1 langsung dari aplikasi Dapodik SMA-SMK pada menu pengaturan lalu cek update versi aplikasi. Semoga bermanfaat bagi kita semua.


     SUMBER